Senin, 09 November 2015

PERKEMBANGAN 1G-4.5G




BAB I
PENDAHULUAN
1.1              Latar Belakang
Sejalan dengan kemajuan zaman , teknologi kominikasi juga menngalami perkembangan yang sangat pesat. Terutama teknologi komunikasi bergerak atau biasa disebut dengan Mobile Communication Technology.Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengguna telepon selular.
Perkembangan teknologi selular saat ini dapat melakukan akses internet.Hinggal Juli, jumlah pengguna internet bergerak di Indonesia diperkirakan mencapai 40 juta atau sekitar 10,5 persen dari pelanggan layanan selular (Republika.co.id, 2010).Hal ini membuat Indonesia menjadi Negara terkonsumtif Internet ke lima Se-Asia.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1       Landasan Teori
Perkembangan teknologi atau yang biasa disebut dengan evolusi kini berkembang dengan   sangat pesat.Hal ini ditandai dengan istilah Generation,tetapi sebagian masyarakat belum mengetahuinya seperti apa pemakaian istilah generation pada teknologi mobile.Berikut ini adalah penjelasan tentang istilah generation dari awal hingga terakhir pada saat ini.
2.2       Sejarah Perkembangan
Perkembangan teknologi bergerak (mobile) dimulai dari generasi 0, generasi 1, generasi 2, generasi 2.5, generasi 3, generasi 3.5, generasi 4 atau biasa disebut 0G, 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G, dan 4.5G.
2.2.1    Generasi 0G
            0G merupakan generasi awal untuk perkemangan teknologi selular.Teknologi ini menggunakan jaringan gelombang radio khusus dengan jangkauan terbatas.Beberapa contoh yang termasuk Generasi 0 adalah, :
  1. ·    PTT ( Push to Talk atau Press-to-transmit)
  2.      AMTS ( Advanced Mobile Telephone System )
  3.      ARP ( Autoradiopuhelin, “ Telefon radio mobil “ )






2.2.2    Generasi 1G
            Pada perkembangan teknologi mobile , generasi 1G hanya digunakan dalam waktu yang singkat,karena merupakan teknologi analog yang kemudian di gantikan oleh generasi 2 yang sudah dalam bentuk digital.
2.2.3    Generasi 2G
            Perbedaan utama pada generasi 1G dan 2G adalah , bila 1G menggunakan teknologi analog sedangkan 2G sudah menggunakan teknologi digital.Generasi 1G hanya dapat mengirimkan suara , sedangkan generasi 2G dapat mengirimkan suara dan mengirimkan data berupa short massage service.
2.2.4    Generasi 2.5G
            Teknologi 2.5G merupakan teknologi perkembangan dari teknologi 2G dan ini merupakan penyempurnaan dari teknologi sebelumnya.Penyempurnaan dilakukan pada bagian aplikasi data,pada generasi ini telah dilengkapi GPRS ( General Packet Radio Service ).
2.2.5    Generasi 3G
            Perbedaan mendasar dapat dirasakan pada kecepatan transfer data yang simultan baik data voice maupun non-voice.Seperti download informasi,pertukaran email dan pesan instan.Standar 3G termasuk di dalamnya :
  1. ü  UMTS (3GSM) ( Universal Mobile Telemcomunication System ) menggunakan W-CDMA dibawah standar 3GPP.UMTS mempunyai layanan data secara teori sampai 11Mbit/s.
  1. ü  3.5G atau HSDPA ( High-Speed Download Packet Access ) adalah protocol dalam telefon mobile berbasis jaringan UMTS 3G yang menyediakan transfer data yang lebih cepat.Sekarang HSDPA yang di pasang dapat mendukung 1.8Mbit/s , sampai 3.6Mbit/s ,saat download link.
  1. ü  W-CDMA (Wideband Code Devision Multiple Access )
2.2.6    Generasi 4G
            Salah satu ciri khas teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akan berbasis IP.Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet telefon menggunakan Session Initiation Protocol (SIP).Teknologi SIP ini dikembangkan oleh Internet Enginering Task Force ( IETF ). SIP menjadi standar yang ‘ open ‘ sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil source code.

2.2.7 Generai 4.5G 
Perbedaan 4G dan 4.5 terletak pada jumlah frekuensi sehingga menghasilkan kecepatan yang lebih baik. Perbedaan 4G dan 4.5 adalah 4G menggunakan single carrier, sedangkan 4.5G dua carrier,Jaringan 4.5G  yang tersebar dapat mendukung mode TDD (Time Division Duplex) dan FDD (Frequency Division Duplex) secara bersamaan. Jaringan tersebut dioperasikan pada frekuensi 800MHz dan frekuensi terbaru 2.300MHz.
"Perbedaan 4G dan 4.5 adalah 4G menggunakan single carrier, sedangkan 4.5G dua carrier," kata dia.

Jaringan 4.5G yang tersebar dapat mendukung mode TDD (Time Division Duplex) dan FDD (Frequency Division Duplex) secara bersamaan.

Jaringan tersebut dioperasikan pada frekuensi 800MHz dan frekuensi terbaru 2.300MHz.

Dengan didukung dua standar LTE, yaitu TDD dan
FDD, perangkat yang telah mendukung jaringan 4G LTE bekerja lebih optimal dibandingkan dengan dengan jaringan-jaringan yang hanya didukung satu standar LTE.

Jaringan tersebut juga dapat bekerja di dua frekuensi sehingga dapat menghadirkan kombinasi antara cakupan data yang luas dan bandwidth yang optimal.

"Pada intinya, dengan 4.5G download akan semakin cepat," ujar Vimal.

Tidak hanya dari segi kecepatan, Vimal mengatakan bahwa jaringan  4.5G lebih stabil.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar