BAB I
Sejalan
dengan kemajuan zaman , teknologi kominikasi juga menngalami perkembangan yang
sangat pesat. Terutama teknologi komunikasi bergerak atau biasa disebut dengan
Mobile Communication Technology.Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pengguna
telepon selular.
Perkembangan
teknologi selular saat ini dapat melakukan akses internet.Hinggal Juli, jumlah
pengguna internet bergerak di Indonesia diperkirakan mencapai 40 juta atau
sekitar 10,5 persen dari pelanggan layanan selular (Republika.co.id, 2010).Hal
ini membuat Indonesia menjadi Negara terkonsumtif Internet ke lima Se-Asia.
Perkembangan
teknologi atau yang biasa disebut dengan evolusi kini berkembang
dengan sangat pesat.Hal ini ditandai dengan istilah
Generation,tetapi sebagian masyarakat belum mengetahuinya seperti apa pemakaian
istilah generation pada teknologi mobile.Berikut ini adalah penjelasan tentang
istilah generation dari awal hingga terakhir pada saat ini.
Perkembangan
teknologi bergerak (mobile) dimulai dari generasi 0, generasi 1, generasi 2, generasi
2.5, generasi 3, generasi 3.5, generasi 4 atau biasa disebut 0G, 1G, 2G, 3G,
3.5G, 4G, dan 4.5G.
0G merupakan generasi awal untuk perkemangan teknologi selular.Teknologi ini
menggunakan jaringan gelombang radio khusus dengan jangkauan terbatas.Beberapa
contoh yang termasuk Generasi 0 adalah, :
- · PTT ( Push to Talk atau Press-to-transmit)
- AMTS ( Advanced Mobile Telephone System )
- ARP ( Autoradiopuhelin, “ Telefon radio mobil “ )
Pada perkembangan teknologi mobile , generasi 1G hanya digunakan dalam waktu
yang singkat,karena merupakan teknologi analog yang kemudian di gantikan oleh
generasi 2 yang sudah dalam bentuk digital.
Perbedaan utama pada generasi 1G dan 2G adalah , bila 1G menggunakan teknologi
analog sedangkan 2G sudah menggunakan teknologi digital.Generasi 1G hanya dapat
mengirimkan suara , sedangkan generasi 2G dapat mengirimkan suara dan
mengirimkan data berupa short massage service.
Teknologi 2.5G merupakan teknologi perkembangan dari teknologi 2G dan ini
merupakan penyempurnaan dari teknologi sebelumnya.Penyempurnaan dilakukan pada
bagian aplikasi data,pada generasi ini telah dilengkapi GPRS ( General Packet
Radio Service ).
Perbedaan mendasar dapat dirasakan pada kecepatan transfer data yang simultan
baik data voice maupun non-voice.Seperti download informasi,pertukaran email
dan pesan instan.Standar 3G termasuk di dalamnya :
- ü UMTS (3GSM) ( Universal Mobile Telemcomunication System )
menggunakan W-CDMA dibawah standar 3GPP.UMTS mempunyai layanan data secara
teori sampai 11Mbit/s.
- ü 3.5G atau HSDPA ( High-Speed Download Packet Access ) adalah
protocol dalam telefon mobile berbasis jaringan UMTS 3G yang menyediakan
transfer data yang lebih cepat.Sekarang HSDPA yang di pasang dapat
mendukung 1.8Mbit/s , sampai 3.6Mbit/s ,saat download link.
- ü W-CDMA (Wideband Code Devision Multiple Access )
Salah satu ciri khas teknologi 4G ini adalah seluruh jaringan sudah akan
berbasis IP.Teknologi yang dipakai adalah teknologi internet telefon
menggunakan Session Initiation Protocol (SIP).Teknologi SIP ini dikembangkan
oleh Internet Enginering Task Force ( IETF ). SIP menjadi standar yang ‘ open ‘
sehingga semua SDM di seluruh dunia dapat mengambil source code.
2.2.7 Generai 4.5G
Perbedaan 4G dan 4.5 terletak pada jumlah frekuensi sehingga menghasilkan kecepatan yang lebih baik. Perbedaan 4G dan 4.5 adalah 4G menggunakan single carrier, sedangkan 4.5G dua carrier,Jaringan 4.5G yang tersebar dapat mendukung mode TDD (Time Division Duplex) dan FDD (Frequency Division Duplex) secara bersamaan. Jaringan tersebut dioperasikan pada frekuensi 800MHz dan frekuensi terbaru 2.300MHz.
"Perbedaan 4G dan 4.5 adalah 4G
menggunakan single carrier, sedangkan 4.5G dua carrier," kata dia.
Jaringan 4.5G yang tersebar dapat
mendukung mode TDD (Time Division Duplex) dan FDD (Frequency Division Duplex)
secara bersamaan.
Jaringan tersebut dioperasikan pada
frekuensi 800MHz dan frekuensi terbaru 2.300MHz.
Dengan didukung dua standar LTE,
yaitu TDD dan
FDD, perangkat yang telah mendukung jaringan 4G LTE bekerja lebih optimal dibandingkan dengan dengan jaringan-jaringan yang hanya didukung satu standar LTE.
FDD, perangkat yang telah mendukung jaringan 4G LTE bekerja lebih optimal dibandingkan dengan dengan jaringan-jaringan yang hanya didukung satu standar LTE.
Jaringan tersebut juga dapat bekerja
di dua frekuensi sehingga dapat menghadirkan kombinasi antara cakupan data yang
luas dan bandwidth yang optimal.
"Pada intinya, dengan 4.5G
download akan semakin cepat," ujar Vimal.
Tidak hanya dari segi kecepatan,
Vimal mengatakan bahwa jaringan 4.5G lebih stabil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar